Ibu, aku ini perempuan atau laki-laki?!

“boy or girl?” We never aware,, there are some parrents who never know how to answer that question when their baby was born,, That’s what they called IS or intersex__

“Intersex”. Aku baru mendengar kata itu hari ini. Kosakata itu aku dapat dari sebuah dorama yang diangkat dari sebuah manga yang berjudul “IS: Otoko demo Onna demo nai Sei”. Dorama ini menceritakan tetang perjalanan hidup dua orang anak yang mengalami “sex development disorder” ketika lahir, yang disebut IS atau intersex.

IS adalah suatu istilah yang digunakan ketika seorang bayi yang lahir mengalami ketidaksesuaian antara alat genitalia interna dan eksterna nya (alat kelamin). Hal ini terjadi akibat ketidaksempurnaan pembentukan alat genital yang terjadi ketika bayi sedang tumbuh dalam kandungan. IS terbagi menjadi 4:

  • 46, XY Intersex
  • 46,XX Intersex
  • True Gonadal Intersex, dan
  • Complex or Undetermined Intersex

Bayi yang mengalami 46 XX intersex  akan mempunyai gen perempuan, mempunyai  genitalia interna perempuan (ovarium), tetapi alat genitalia eksterna nya adalah laki-laki (penis). Sedangkan bayi dengan 46 XY intersex akan mempunyai gen laki-laki, alat genitalia interna laki-laki (testis), tetapi alat genitalia eksterna perempuan (tidak terdapat penis).

Pada bayi dengan true gonadal intersex bisa mempunyai kedua kromosom XX atau XY, alat genitalia interna berupa testis atau ovarium dan alat genitalia eksterna yang ambigu antara perempuan dan laki-laki.

Complex intersex adalah keadaan kromosom yang lebih rumit dari sekedar 46 XX atau XY. Kelainannya biasanya berupa ketidakseimbangan jumlah hormon sex, ketidak sempurnaan perkembangan alat kelamin, dan perubahan jumlah kromosom sex.

Dari dorama IS ini, aku sedikit banyak belajar, tentang bagaimana perjuangan orangtua yang membesarkan anaknya dengan status gender tidak jelas, sikap orangtua yang dengan terbuka menjalin komunikasi yang baik dengan anak mereka yang mengalami IS dan membimbing mereka untuk memilih gender. Aku juga banyak belajar tetang bagaimana cara berempati dengan orang-orang IS.  Mereka lebih cenderung merahasiakan keadaan mereka yang sebenarnya. Bisa kita bayangkan, bagaimana rasanya jika kita membiarkan orang lain tahu bahwa gender kita tidak jelas?! Sebenarnya  mereka tidak seharusnya kita jauhi, mereka  justru membutuhkan support dari orang-orang di sekelilingnya.

Semoga postingan ini dapat membuka wawasan kita semua. Masih banyak di dunia ini hal-hal yang belum kita ketahui dan perlu kita pelajari. Tak ada yang lebih beruntung baik itu menjadi laki-laki atau perempuan, semuanya sama. Yang perlu kita lakukan adalah bersyukur kepada Sang Pencipta karena sudah menciptakan kita dengan sebaik baiknya.

3 thoughts on “Ibu, aku ini perempuan atau laki-laki?!

  1. ano, onaji 2?
    perasaan dorama yg waktu itu mau dikasih banyak deh…hehe

    he…udah nonton gakko ja oshierarenai?
    SMA alay gitu hehe, tapi bagusan Tokyo Tower deng…
    tokidoki, ore wa soko o ikite, nee kirei-chan? ^^
    mau ngerampok dorama…hehe…

    oia,, mulai dari nol ya…^^
    hajimemashite…^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s