Indahnya Berbagi – Belajar Meneladani Rasulullah

“Lilin,,,, Ia lambat laun akan padam jika sumbu nya telah terbakar habis oleh api,, tapi, selamanya Ia tak akan pernah kehilangan apapun, ketika ia membagi cahayanya dan menyalakan lilin yang lain,, Seperti itulah indahnya berbagi___”

Manusia adalah makhluk sosial, yang tak bisa hidup tanpa bantuan dari orang lain. Maka, sudah sepatutnya kita saling berbagi. Kata berbagi disini bukan berarti berbagi hal dalam bentuk materi saja, tetapi bisa berupa ilmu, perasaan bahagia, bahkan berbagi kesulitan sekalipun.

Sore ini aku menghadiri kajian Forum Mahasiswa Dokter Muslim di kampus, dan aku akan sedikit berbagi apa yang aku dapat disana. Kami membahas sebuah tema “Meneladani Rasulullah”.

Diawali dengan sebuah ayat yang berbunyi:

“Laqad kaana fii Rasuulillahi uswatun hasanah,,,” (QS. Al ahzab ayat 21)

Sesungguhnya telah ada pada Rasulullah itu teldan yang baik,,,

Rasulullah adalah seorang suri tauladan yang baik. Mungkin teman-teman lebih banyak tahu sifat-sifat baik pada pribadi Rasul yang bisa dijadikan teladan. Namun, setelah berdiskusi, muncul sebuah pertanyaan “apakah pribadi Rasul yang sedemikian mulia itu masih bisa dijadikan tauladan oleh kita di zaman sekarang? Bukankah akan terasa lebih sulit bagi kita dalam melakukannya di tengah hiruk pikuknya zaman modern ini?”

Jika ditanya apakah masih bisa dijadikan tauladan, maka jawabannya sudah sangat pasti “ya”. Masalah lebih sulit atau tidaknya, tidak bisa disimpulkan begitu saja bahwa di zaman sekarang ini lebih sulit. Masing-masing zaman memiliki kisahnya tersendiri dan tak bisa disamakan. Di zaman Rasul dahulu, para sahabat memiliki kisah tersendiri dalam meneladani pribadi positif rasulullah, dan begitupun kita sekarang. Pernah mendengar ungkapan “Jangan Lupakan Sejarah”?! Ya, begitulah. Mungkin teman-teman pun bisa mengecek di buku-buku yang menceritakan bagaimana para sahabat dahulu dalam meneladani sifat rasul, dan kita, sebagai generasi yang hidup di zaman berikutnya, sudah sepatutnya banyak belajar dari apa yang sudah terjadi di masa lalu. Tak perlu dibanding bandingkan yang mana yang lebih sulit, karena tujuan kita sebenarnya adalah menuju pribadi positif seperti rasul, dan bukan untuk mengukur seberapa sulitnya agar bisa meneladani sifat itu bukan?!

Dalam sebuah hadits riwayat Abu Dawud dikatakan Rasulullah bersabda “Aku mewariskan kepada kalian ilmu,, bukan emas atau dirham, dan barangsiapa yang mengambilnya maka ia termasuk kedalam orang-orang yang beruntung”. Yang dimaksud dengan ilmu disini pengertiannya sangat luas, bisa berarti ajaran-ajaran islam, tetapi bisa juga kita memaknainya dengan sifat-sifat baik yang bisa diteladani.  Jadi, jika ingin beruntung, marilah kita memanfaatkan warisan ilmu tersebut dengan mulai belajar meneladani sifat rasul.

Tak pernah ada kata  terlambat untuk sebuah pembelajaran. Seperti sebuah hadits rasul “Tuntutlah ilmu dari buaian, sampai ke liang lahat”. Pernahkah terpikir kenapa harus dari buaian sampai ke liang lahat? Ya, karena proses belajar itu adalah sepanjang hayat dan tak pernah ada kata terlambat untuk memulainya. Dari awal kita lahir ke dunia, kita menangis dan mulai belajar menghembuskan nafas sendiri untuk memenuhi kebutuhan oksigen tubuh, di usia balita kita mulai belajar untuk berjalan, dan terus sampai dewasa kita banyak mempelajari hal-hal baru lainnya. Jangan pernah menyerah dalam belajar meneladani rasulullah, dan tentunya dalam hal lain pun prinsip “jangan menyerah” ini harus diaplikasikan. Ibarat seekor anak burung yang belajar untuk terbang, jika ia menyerah, maka selamanya ia tidak akan bisa terbang dan hidup sebagai seekor burung yang normal bukan?!  So, Keep Trying ^^

 

 

4 thoughts on “Indahnya Berbagi – Belajar Meneladani Rasulullah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s