Bisikan Hujan kepada Matahari-Elegi Hujan I

“Elegi adalah sebuah titik yang tak pernah kau baca walau selalu ada diakhir kata___”

"bisikan hujan pada matahari"

Aku, yang mengagumi mu dalam diam,,,

Di kala fajar tiba, dirimu tampak di ufuk timur, bercahaya,,

Menyapa setiap ciptaan Nya,,

Bunga-bunga bermekaran, hewan-hewan beranjak dari tidurnya,,

Seluruh makhluk menyambut sapaanmu pagi ini dengan gegap gempita ,,

Aku, yang selalu mengagumi mu dalam diam,,

Ketika  setiap tetesanku semakin reda

Kau kembali muncul perlahan

Kurasakan sinar hangatmu yang menembus sisa-sisa keberadaanku

Jadi, seperti inikah rasanya sapaan hangatmu yang dinantikan setiap makhluk ketika fajar tiba?!

Sungguh, aku bergumam dalam hati “betapa beruntungnya aku”

Meski hanya sekejap

Pernah terpikir olehku, kenapa aku harus cepat-cepat beranjak pergi jika kau mulai menampakkan diri di balik awan?!

Kenapa aku tak pernah bisa muncul disaat  kau membagi sinar kehangatan itu?!

Satu hal yang pasti,

Karena aku hanya bisa mengagumimu dalam diam,,,

2 thoughts on “Bisikan Hujan kepada Matahari-Elegi Hujan I

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s