Moving On – Ketika Keadaan Tak Berpihak Padamu,,,

“Untuk menjadi bahagia, tidak selalu berarti kau harus mendapatkan apa yang seharusnya kau dapatkan,, ketika keadaan tak berpihak padamu, yang perlu kau lakukan hanyalah melangkah maju,, meneruskan perjalanan yang telah digariskan Tuhan, karena kebahagiaan yang lain sedang menantimu di ujung sana___”

 

Stress. Sebuah kata yang sering dijadikan kambing hitam ketika masalah datang menyapa manusia. Dalam ilmu kedokteran jiwa, stress disebut sebagai sebuah tekanan atau tuntutan yang membuat orang yang mengalaminya merasa tidak nyaman. Tekanan itu bisa timbul dari dirinya sendiri atau lingkungan. Sebenarnya, setiap orang punya mekanisme tersendiri untuk menghadapi stress yang timbul yang disebut mekanisme adaptasi. Semakin baik proses adaptasi seseorang, maka ia akan semakin bisa mengatasi stress yang dialaminya. Itulah teorinya, dan teori tak akan tercetus tanpa sebuah percobaan atau pengamatan bukan?! Maka dari itu aku percaya, seberat apapun stress yang datang, selama kita mampu beradapatasi, kita pasti bisa mengatasinya. Dari ratusan tahun sebelumnya pun di dalam Al-Qur’an telah dikatakan “Allah tidak akan memberikan cobaan diluar kemampuan kita”. Itu artinya, setiap manusia punya peluang yang sama untuk bisa mengatasi stress yang dialaminya.

Ketika keadaan tak berjalan sesuai kehendak kita, ketika kita kehilangan suatu hal atau orang yang berharga, hal-hal tersebut seringkali menimbulkan stress bagi setiap individu. aku yakin hampir semua orang pasti pernah mengalami kondisi seperti itu, maka dari itu aku ingin membagi pengalaman yang kupunya, mungkin bisa juga disebut berbagi kekuatan yang bisa sedikit memotivasi.

“Human doesn’t have reset button”

Sahabat, ketika kondisi tak berjalan sesuai harapan, dan kita harus kehilangan hal atau orang yang berharga bagi kita, yang pertama harus kita ingat adalah bahwa manusia tak pernah bisa memutar ulang kehidupannya. Kita bukanlah robot atau mesin yang bisa kapan saja me-reset diri agar kembali ke keadaan 0. Maka, jangan pernah menyesali apa yang sudah terjadi.

 “There’s always a limit to human desire”

Pernahkah kalian mendengar analogi ini? Tuhan memberikanmu pensil agar kamu bisa menulis rencana apapun yang kamu inginkan,, agar kamu bisa berkreasi mengukir setiap apa yang kamu kehendaki,, tetapi Tuhan tetap menyimpan penghapusnya dan tak memberikannya padamu. Tahukah alasannya? Karena Tuhan akan memperbaiki rencanamu dengan sedikit menghapusnya, lalu menggantinya dengan rencana yang lebih indah. Ya, begitulah, selalu ada keterbatasan bagi rencana manusia. Jangan pernah sedikitpun menyalahkan keadaan, karena yang terjadi merupakan bagian dari rencana indah Nya.

“Tidak  ada kesabaran yang tidak berbuah”

Ketika kita telah memahami keadaan yang tak sedang berpihak pada kita, maka hal berikutnya yang harus ditempuh adalah bersabar dalam menjalaninya. Pernahkah terpikir, berapa banyak kah jumlah neurotransmitter kesabaran yang dibekali Tuhan pada setiap neuron di otak manusia? Jawabannya: tak terhingga. Tak ada manusia yang bisa menghitungnya. Maka salah besar ketika ada yang mengatakan bahwa kesabarannya telah habis. Sulit memang, jika kita harus terus menerus bersabar, tetapi percayalah, setiap kesabaran itu pasti akan berbuah. Ibarat menanam sebuah pohon. Semakin banyak kita bersabar, semakin banyak pula buah yang akan kita panen. Dan buah yang akan dihasilkan akan semakin bagus jika kita menambahkan pupuk-pupuk kebaikan seperti dzikrullah dan berbagai kegiatan-kegiatan positif selama dalam proses bersabar.

“The one who have a gut will win the battle first”

Berani dan yakin adalah kunci untuk melangkah maju. Jika kita tidak percaya pada diri sendiri, kita tidak akan bisa keluar dari keadaan yang sulit. Maka, kumpulkanlah keyakinan dan keberanian untuk mulai berperang melawan tekanan yang terjadi, and you’ll be the first winner who can defeat this bad situation.

Finally,tak perlu terlalu bersedih ketika keadaan tak berpihak pada kita, karena untuk menjadi bahagia, tidak selalu berarti kita harus mendapatkan apa yang seharusnya didapatkan. Mari kita bersama melangkah maju meneruskan perjalanan yang telah digariskan Tuhan, karena kebahagiaan yang lain sedang menanti kita di ujung sana,,

*Ciputat, 6 Januari 2012*

Terimakasih kepada orang yang telah membuat aku mengerti keadaan yang memang terkadang tak berpihak pada keinginan. Arigatou na,, as you said, I’m strong,, and I’ll become stronger to survive and face this long journey of life.

2 thoughts on “Moving On – Ketika Keadaan Tak Berpihak Padamu,,,

  1. u’re always get stronger whatever happen
    you’re beautiful and will get more beautiful with those mature heart…
    tsuyoi na, kimi ga…^^
    as If you know what happen to me, but I hope you’ll never know this and continue your amazing life journey…
    you such a great person and also miracle in my life…
    ore ga wasurenaide, hime-sama…^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s