SLB Tunarungu Santi Rama – Indahnya Komunikasi dengan Hati

“setiap orang mempunyai alunan musik masing-masing di dalam dirinya,, dan bukan seberapa tajam pendengaran kita yang bisa mendengarkannya, tetapi perasaan terbuka satu sama lain yang membuat kita bisa saling memahami,, itulah komunikasi ”

Suara adzan yang merdu dari mulut ayah, suara gemericik air hujan, suara ibu yang memanggil kita dengan penuh kasih sayang,, pernahkah kita bayangkan, jika kita tidak bisa atau bahkan tidak pernah mengenal semua itu?! Ya, itulah yang dialami oleh teman-teman kita di SLB Santi Rama, Jakarta Selatan yang aku kunjungi beberapa hari yang lalu bersama rekan sejawat.

Tujuan kami berkunjung ke sana adalah untuk belajar empati terhadap pasien-pasien yang mengalami gangguan pendengaran. Kami berlatih bagaimana caranya membina komunikasi yang baik dengan pasien yang memang memiliki keterbatasan dalam indera pendengarannya. Dari pengalaman berkunjung ke sana aku belajar satu hal penting, bahwa komunikasi yang baik itu tidak hanya bertumpu pada seberapa jauh suara dan bahasa kita bisa didengar dan dimengerti oleh lawan bicara kita, tetapi perasaan terbuka dan saling memahami satu sama lain pun penting. Tanpa dua hal itu, maka komunikasi yang berjalan akan menjadi tidak sempurna.

Bukan hal mudah untuk mengaplikasikan kedua hal di atas. Terlebih lagi bagi kita yang masih diberikan pendengaran yang sehat, yang terkadang mengabaikan dua hal penting tadi dalam berkomunikasi. Tetapi, di sekolah ini,aku benar-benar menemukan sejumlah orang yang belajar sekuat tenaga untuk mengaplikasikan rasa saling terbuka dan memahami dalam berkomunikasi tersebut. Di saat Tuhan menguji mereka dengan keterbatasan indera pendengaran, maka mereka terus berusaha lebih keras, agar komunikasi yang baik bisa terjalin di antara mereka.

Maka, sudah sepantasnya kita yang dianugerahi kesempurnaan dalam fungsi pancaindera, bisa lebih bersyukur dengan mengaplikasikan dua hal penting di dalam komunikasi tadi. Dan sudah menjadi tugas kita, untuk membantu dan memahami lebih jauh, saudara-saudara kita yang diberi ujian dengan keterbatasan seperti itu oleh Tuhan. Keep caring each other ^^

SLB Santi Rama

 

suasana belajar di kelas

suasana belajar di kelas

 

 

 

 

 

 

belajar matematika

belajar di luar kelas

 

 

 

 

 

 

 

 

 

berfoto bersama murid2 SD Santi Rama

 

 

 

 

 

 

 

 

 

siswa yang membaca koran di waktu istirahat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s