Celengan Rindu

 

Awalnya, aku membiarkannya menghilang perlahan

Bersama semburat jingga sang senja yang ditelan malam

Tertinggal oleh detak jarum jam yang terus berputar

Menguap bersama asap panas yang mengepul dari kopi pagi

Seperti daun kering yang jatuh ke tanah, lalu melebur

Tapi belakangan aku sadar

Ini tidak mudah,, jadi,

Ada baiknnya aku menyimpannya

Sampai tak ada lagi celah kosong,

di dalam celengan rindu,,,

 

*RS Fatmawati – Ibu, aku rindu rumah dan segala suasana hangat di dalamnya*

Home_Sweet_Home_by_Gemini_Soul

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s