Melukis Memori

Aku dan kamu,,,

Pelukis berbekal kuas kebersamaan dan pallet waktu

Berkutat dengan lembaran hari yang tampak seperti kanvas putih

Ah, ya, aku ingat, awalnya kita sepakat membubuhkan warna merah muda disana

Sejak saat itu, kanvas tak pernah kosong lagi

Kadang aku mulai membubuhkan warna biru, lalu kau tambahkan lagi warna merah muda

Kadang kau goreskan warna hitam pekat, dan aku yang menambahkan warna merah muda

Ada kalanya kita bersama sama, membubuhi warna kuning, hijau, ungu, merah, dan jingga

Kita,,,

Melukis memori

Lalu menyimpannya lekat lekat di dalam ingatan

Mengambil resiko yang sama, kehilangan atau terus melanjutkan lukisannya

Tetapi setidaknya,  lebih baik daripada membiarkan kanvas tetap kosong

dengan rasa sesal dikemudian hari karena tak ada nyali untuk memulai

-Penghujung Musim Hujan, 2013-

paint

One thought on “Melukis Memori

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s