Karena Setiap Kita, Punya Cerita

128705062_vintage-1985-tomy-little-player-preschool-toy-piano-ebay

Seorang remaja putri berusia 19 tahun duduk di kereta. Ia memegang sebuah

mainan piano kecil, dan sepanjang perjalanan sibuk memencet tuts piano

mainannya. Gadis itu tampak serius mendengarkan setiap nada yang

dikeluarkan mainan kecil itu. Sesekali ia menaruh mainan pianonya, lalu

menepuk nepuk tangannya, atau memetikkan jarinya. Sesekali juga ia

mengetuk ngetuk tangannya ke kaca jendela, atau menghentakkan kakinya,

lalu kembali sibuk dengan piano mainannya. Ia tak bicara sepatah kata pun.

Hanya sesekali melempar senyum pada ayahnya yang duduk disampingnya.

Ada beberapa penumpang kereta yang lain yang memperhatikan gelagat aneh

gadis ini, lalu terseyum iba. Ada juga yag menahan tawa sambil memalingkan

wajah. Diantaranya ada yang memberanikan diri bertanya,

“Pak, berapa usia putri anda?”

“19 tahun”, jawab sang ayah.

“Sudahkah anda memeriksakan anak anda ke dokter?”, tanya si penumpang lain.

“Sudah, kami baru saja pulang dari Rumah Sakit”, jawab sang ayah sambil tersenyum. “Anak saya tuli sejak lahir, dan saya baru berhasil mengumpulkan uang tabungan agar cukup untuk biaya alat bantu dengar yang baru saja dipasang di telinganya oleh dokter hari ini.”

Semua hal yang terjadi memiliki alasan tersendiri. Jangan pernah terlalu cepat menyimpulkan sesuatu sebelum kita memahaminya dengan baik.

*Bekasi-030713*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s