Selamat Datang, Musim Penghujan

“Ini sudah musim penghujan, tapi aku masih saja layu. Dedaunan hijau yang kupunya sudah habis, ranggas di musim kering yang panjang. Sisanya tinggal lembaran yang berwarna agak kekuningan, hampir mati. Tetapi, biarpun layu, aku harus berdiri sendiri di tanah. Aku tak mau seperti gulma, tumbuh subur, namun sesungguhnya ia mati tak berdaya tanpa inang nya. Mungkin aku harus bersabar lebih lama lagi. Berdoa agar hujan turun lebih banyak. Menggemburkan tanah-tanah yang terbelah, dan membasuh semua pedih nya bumi di kemarau lalu.”

 

rain plant.jpg

 

Selamat datang musim penghujan. Welcome my rainy days. Sepertinya hujan yang turun mulai meluruhkan debu-debu yang bertebaran di blog ini. I’m back! Mari menulis kembali, bukan untuk dibaca orang lain, sekedar meninggalkan jejak kehidupan. I’m alive!! meskipun agak layu😀
So, gimme your strength, rainy days~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s